

Perjalanan untuk meliput arsitektur di Pulau Bali yang serat dengan perkembangan arsitekturnya yang seiring dengan berkembangnya budaya. Dimulai dari Tenganan dilanjutkan ke Panglipuran, Baha dan diakhiri di Garuda Wisnu Kencana (GWK). Apakah ini adalah merupakan sebuah proses tumbuh kembangnya ‘arsitektur bali’, atau hanyalah sebuah “titik-titik” arsitektur yang ada di bali. Ini pertanyaan yang selalu berputar didalam fikiran saya setelah melakukan perjalanan. Memang keberangkatan saya dalam perjalanan ini tidak berbekal pengetahuan ‘arsitektur bali’, pengetahuan yang ada hanyalah sekedar pengetahuan dasar tentang arsitektur bali yang kurang tajam bila digunakan untuk mengamati sebuah fenomena ‘arsitektur bali’. Namun dengan mengungkapan apa yang saya rasakan dalam perjalanan saya, mudah-mudahan ada yang mampu memahamkan pengetahuan saya tentang arsitektur bali ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar